Siapa yang ingin bahagia?
Jawabannya pasti kita semua, kita semua ingin bahagia. Perlu diketahui bahwa sebenarnya kebahagiaan itu bukanlah sesuatu yang bersifat abadi atau kekal. Karena kebahagiaan dalam dunia ini hanyalah sementara. Ini bukanlah bersifat menakut-nakuti para pembaca, tapi memang inilah kenyataan. Hidup ini selalu berputar, bagai roda kereta. Kadang di atas, kadang di bawah, kadang bahagia, kadang sedih. Kebahagiaan akan datang kepada kita dan pergi tanpa kita tahu kapan waktunya.
Mencapai kebahagiaan sebenarnya bukanlah hal yang sulit. Yang terpenting adalah kita harus selalu merasa puas terhadap apa yang kita miliki. Sebagai contoh, Aling adalah seorang gadis remaja biasa dari keluarga sederhana. Ia mempunyai teman yang berasal dari keluarga kaya. Suatu hari temannya memamerkan Handphone terbaru yang baru dibelinya. Aling merasa Hp-nya jauh dibandingkan Hp temannya yang bagus-bagus. Tapi Aling tidak sedih, karena ia selalu puas terhadap apa yang ia miliki. Hp-nya masih bisa digunakan jadi buat apa ia menggantinya dengan Hp baru.
Dari contoh tersebut kita dapat melihat bahwa Aling memiliki rasa puas. Ia puas dengan Hp-nya walaupun tidak sebagus Hp temannya. Inilah yang akan membuatnya tetap bahagia. Seandainya Aling tidak puas dan menginginkan Hp baru, namun orangtuanya tidak sanggup memberikan apa yang ia mau, maka Aling akan sedih. Itulah mengapa kita harus selalu merasa puas.
0 komentar:
Poskan Komentar